noteline update-BATOLA, Kantor PDAM Batola digeledah tim penyidik Kejaksaan Negeri setempat pada Selasa (21/04/2026).
Aksi ini merupakan tindak lanjut setelah kasus dugaan penyimpangan penyertaan modal periode 2019-2023 resmi dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan.

Kepala Kejari Batola, Andrianto Budi Santoso, menegaskan penggeledahan dilakukan lantaran pihak manajemen dinilai tidak memberikan respons memadai saat dimintai data berkali-kali sebelumnya.
Penggeledahan menyasar kantor pusat, IKK Alalak, hingga gudang arsip.

Dari lokasi tersebut, tim berhasil menyita total 130 map ordner berisi dokumen keuangan, lima boks arsip, serta satu unit CPU yang diduga menyimpan data penting yang belum dicetak.
Saat ini penyidik telah memeriksa sekitar 50 saksi. Meski fokus masih pada periode 2019-2023, penyidikan berpotensi diperluas hingga tahun 2025 jika ditemukan bukti baru.*