Menteri Sosial Tinjau Banjir di Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, dan Salurkan Bantuan

by admin note line update
24 views

noteline update- BANJAR, Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf (Gus Ipul) turun langsung meninjau lokasi banjir dan pengungsian warga di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Kunjungan ini menjadi bukti perhatian pemerintah pusat terhadap musibah yang berdampak pada ribuan warga.

Setibanya di lokasi, Gus Ipul disambut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea, serta jajaran instansi terkait.

Menggunakan perahu karet dan dikawal relawan serta aparat keamanan, menteri menyusuri kawasan permukiman terendam air dengan ketinggian bervariasi dari selutut hingga sepaha orang dewasa.

Di pengungsian, Gus Ipul meninjau operasional dapur umum, distribusi logistik, dan layanan dukungan psikososial khususnya bagi anak-anak.

Menteri menegaskan pelayanan harus cepat, merata, dan higienis, dengan perhatian khusus bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi.

Pada kesempatan itu, lebih dari seribu warga menerima bantuan sembako dan kebutuhan dasar.

Gus Ipul menjelaskan penanganan bencana merupakan hasil koordinasi Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Banjar, TNI, dan Polri, sesuai arahan Presiden.

Dia merinci skema bantuan, antara lain santunan korban meninggal (Rp 15 juta per ahli waris), luka berat (Rp 5 juta), perbaikan rumah berdasarkan asesmen BNPB, hunian sementara untuk rumah rusak berat, isian rumah (Rp 3 juta per keluarga), kebutuhan hidup (Rp 450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan), dan pemulihan ekonomi (Rp 5 juta per keluarga setelah menempati hunian tetap atau sementara).

Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi menyampaikan apresiasi, menyatakan di Sungai Tabuk terdapat sekitar 1.400 jiwa terdampak.

Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Selatan Muhammad Hidayatullah (Dayat El) yang mendampingi juga mengapresiasi kehadiran Gus Ipul sebagai penguatan moril.

Dia mengungkapkan telah beberapa kali bekerja sama dengan Kemensos dan menekankan logistik makanan sebagai kebutuhan paling mendesak, serta berharap bencana serupa tidak terulang.*

Lainnya

Edtior's Picks

Latest Articles