Jemaah Momen 5 Rajab di Sekumpul Diimbau Jauhi Jalur Jejangkit Akibat Banjir

by admin note line update
28 views

noteline update- BATOLA, Jemaah yang menghadiri Momen 5 Rajab di Sekumpul diimbau untuk tidak melintasi jalur Jejangkit. Imbauan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya debit air yang menggenangi sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sungai Tabuk.

Salah satu titik terdampak paling signifikan berada di Jalan Martapura Lama, di mana ketinggian air membuat ruas jalan tersebut tidak dapat dilintasi, terutama oleh pengendara sepeda motor.

Sebagai langkah antisipasi, pihak berwenang melakukan pengalihan arus lalu lintas dari Simpang Empat Sungai Tabuk menuju Jalan Martapura Lama melalui Jalan Lingkar Utara/Karang Anyar dan Jalan Gubernur Syarkawi.

Dengan demikian, jalur Jejangkit tidak banyak digunakan dan seluruh arus jemaah diarahkan menuju Simpang Empat Handil Bakti.

Selain itu, sekat pemilahan jemaah berdasarkan warna stiker diberlakukan di Simpang Empat Taruna Praja, Jalan Gotong Royong, serta di depan Polsek Martapura untuk mengatur arus agar lebih tertib dan mencegah penumpukan kendaraan.

“Oleh karena jalur alternatif banjir, seluruh arus dari Jejangkit diarahkan ke Simpang Empat Handil Bakti,” kata Kasatlantas AKP Andre Primaraharja Wirahmawan.

Menurut Andre, penutupan jalur Jejangkit bersifat tentatif dan dapat dibuka kembali jika debit air sudah menurun.

Meski demikian, masih terdapat jemaah yang memilih melintasinya, padahal mayoritas ruas jalan memiliki kondisi berlubang yang membahayakan, terutama di Desa Jejangkit Muara.

Di kawasan Sungai Tabuk, beberapa ruas jalan bahkan terputus akibat luapan sungai, dengan titik terparah di Desa Keliling Benteng Ilir yang terendam air setinggi kurang lebih 30 sentimeter pada ruas jalan sepanjang sekitar 10 meter.

Sementara itu, di Jalan Trans Kalimantan pada Simpang Empat Handil Bakti terjadi peningkatan arus lalu lintas dari berbagai arah.

Terkait rekayasa lalu lintas kepulangan jemaah, Satlantas Polres Barito Kuala mengikuti komando terpusat dari Ditlantas Polda Kalimantan Selatan dengan pola yang telah disiapkan.

Rencananya, arus kendaraan dari Jalan Gubernur Syarkawi menuju Marabahan atau Banua Enam diarahkan berbelok kanan, sedangkan yang menuju Kapuas melaju lurus.

Kendaraan dari Banjarmasin menuju Marabahan diarahkan berbelok kiri melalui Kompleks Batola Residence, dan yang dari arah Kapuas masuk ke Ray 17 Desa Beringin sebelum keluar di Kelurahan Berangas Barat menuju Jembatan Alalak.

“Seluruh arus lalu lintas akan dinormalkan kembali setelah jumlah kendaraan berkurang,” jelasnya. *

Lainnya

Edtior's Picks

Latest Articles