noteline update-BANJAR, Misteri identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di Sungai Martapura, Desa Melayu Ulu RT 03, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, pada Kamis (1/1/2026) pagi, akhirnya terungkap setelah proses identifikasi oleh tim Inafis Polres Banjar bersama Unit Reskrim Polsek Martapura Timur.
Kapolsek Martapura Timur, Ipda M. Taufiqurrahman, menyatakan bahwa informasi penemuan pertama diterima sekitar pukul 10.40 Wita.

Saat ditemukan, jenazah berada dalam kondisi mengapung di bawah jendela samping rumah warga, posisi tengkurap dengan wajah di dalam air.
Saksi mata, Putri Nurjenah, mengaku diberitahu warga sekitar dan langsung menghubungi suaminya setelah melihat kejadian.
Setelah menerima laporan, pihak Polsek Martapura Timur, bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar serta relawan, segera mendatangi lokasi untuk evakuasi yang berlangsung lancar dengan pengamanan polisi.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk pemeriksaan dan identifikasi, sementara tim Inafis melakukan pemeriksaan sidik jari.
Sekitar pukul 17.30 Wita, identitas korban terungkap: GT. Irwan GR, berusia 55 tahun, karyawan swasta, beralamat di Jalan Pekapuran, Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Melalui bantuan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekapuran, pihak kepolisian berhasil menghubungi anak kandung korban, Gusti Ahmad Ridho Maulana, yang kemudian memastikan jenazah tersebut adalah ayahnya.
Hasil visum luar menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Keluarga menyatakan menerima kejadian sebagai musibah dan menolak otopsi dengan alasan korban memiliki riwayat penyakit gula darah, gangguan lambung, dan gejala stroke.
Saat ini jenazah masih berada di RSUD Ratu Zalecha Martapura dan akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Pihak kepolisian akan melanjutkan penanganan kasus sesuai prosedur.*