noteline update- MANDASTANA, Puluhan rumah warga di Desa Antasan Segera, Kecamatan Mandastana, terendam banjir akibat tingginya curah hujan yang disertai banjir kiriman dari wilayah Kabupaten Banjar. Banjir ini telah berlangsung selama dua hari terakhir.
Sekretaris Desa Antasan Segera, Muhammad Alfani, menyatakan bahwa selain hujan dengan intensitas tinggi, luapan air dari daerah hulu turut memperparah kondisi.

“Sudah dua hari Desa Antasan Segera terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan adanya banjir kiriman dari Kabupaten Banjar,” katanya.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 71 rumah warga terlibat, yang mencakup 90 kepala keluarga (KK) atau total 277 jiwa terdampak.
Ketinggian air di dalam rumah berkisar antara 10 hingga 25 sentimeter. Tak hanya permukiman, fasilitas umum seperti kantor desa dan masjid juga terendam.
Selain itu, akses jalan desa sepanjang sekitar 3 kilometer tergenangi air dengan kedalaman 30 sentimeter, menghambat aktivitas dan mobilitas warga.
Hingga kini, debit air masih terus meningkat. Pihak desa bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan di lapangan dan pendataan lanjutan terhadap warga terdampak.*